POLISI TEGASKAN LARANGAN SAHUR ON THE ROAD DAN ASMARA SUBUH DI MEDAN
![]() |
| MARINA118 |
Imbauan yang telah diberikan kepada warga medan, dimana pihak polisi melarang sahur on the road, dan asmara subuh. Kebiasaan anak muda selama Ramadan, yakni sahur on the road dan asamara subuh, tidak dapat lagi di lakukan di Medan, Sumatera Utara.
Satlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar, menegaskan kerumunan tidak di benarkan untuk mencegah penyebaran covid-19. "Kepada warga kita imbau jangan ada lagi kegiatan sahur on the road dan asmara subuh, mengingat saat ini wabah Covid-19 masih terjadi di Tanah Air," ucap Sonny, Kamis (23/4).
Bukan hanya sahur on the road dan asmara subuh, Sonny juga meminta agar warga menunda mudik. "Begitu juga untuk mudik, sebaiknya ditunda untuk tahun ini," imbau Sonny.
Dia pun memaparkan Operasi Ketupat Toba 2020 berlangsung mulai hari ini hingga 31 Mei 2020. Operasi ini lebih mengedepankan upaya preventif dan persuasif kepada masyarakat, termasuk terkait Pandemi Covid-19. "Warga kita ingatkan untuk tetap mematuhi protokoler Covid-19. Selalu pakai masker, jaga jarak dan jangan paksakan diri untuk mudik saat wabah virus ini," harapnya.
Setelah itu, Sony yang telah mengaku pihaknya sudah mengusulkan titik pengawasan larangan mudik. Namun titik-titik itu masih perlu dibahas lebih jauh. "Kita usulkan ada tiga titik. Namun belum fix dan perlu kita rapatkan lagi," ungkapnya.
