Tuesday, April 2, 2019

Spike Airfare, Turis Domestik Mengunjungi Lombok Menurun

Tags

Spike Airfare, Turis Domestik Mengunjungi Lombok Menurun

Spike Airfare, Turis Domestik Mengunjungi Lombok Menurun


Kepala Dinas Pariwisata Lombok Lalu Moh Faozal melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan domestik ke Lombok mengalami penurunan yang signifikan sepanjang Januari hingga Februari 2019.

Turisme daerah mengalami penurunan 40 persen yang nyata dibandingkan dengan kunjungan wisatawan domestik tahun 2018.

“Berdasarkan tahun-ke-tahun ada penurunan. Ada sejumlah elemen yang menyebabkan penurunan wisatawan, ”kata Faozal kepada Tempo pada Selasa, 2 April.

Dia berpendapat bahwa penurunan ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga tiket yang melayani rute Jakarta-Lombok, yang katanya melonjak hingga 50 persen. Selain harga tiket pesawat, faktor lain yang menurutnya berkontribusi terhadap penurunan ini adalah berkurangnya frekuensi penerbangan ke Lombok.

Sebagai perbandingan, penerbangan dari Jakarta - Lombok melalui Bandara Internasional Lombok sekarang hanya melayani 8 penerbangan setiap hari dibandingkan dengan 12 sebelumnya.

 "Pengurangan frekuensi dilakukan oleh Batik Air dan Citilink Indonesia," kata Faozal.

Dia mengungkapkan bahwa tingkat hunian hotel Lombok hanya mencapai 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berhasil melihat tingkat hunian hotel 40 persen. "Perbedaannya jelas terlihat," katanya.