Wednesday, April 3, 2019

IZIN LRT SELESAI NAMUN BELUM TETAPKAN TANGGAL OPERASI UNTUK WARGA JAKARTA

IZIN LRT SELESAI NAMUN BELUM TETAPKAN TANGGAL OPERASI UNTUK WARGA JAKARTA

IZIN LRT SELESAI NAMUN BELUM TETAPKAN TANGGAL OPERASI UNTUK WARGA JAKARTA
LRT Jakarta mengklaim pada hari Selasa bahwa dokumen operasional standar transportasi berbasis rel telah disetujui oleh Kementerian Perhubungan dan bahwa semua kereta telah disertifikasi dan siap untuk beroperasi. Namun, perusahaan belum menetapkan tanggal untuk operasi komersialnya.

Semua pekerja operasional dan pemeliharaan kami juga telah mendapatkan sertifikat sumber daya manusia oleh Kementerian Perhubungan, kata pejabat komunikasi korporat PT LRT Jakarta Melisa Suciati.

Kementerian juga telah mengeluarkan rekomendasi teknis dan menyatakan bahwa kereta kami siap berfungsi, katanya, seraya menambahkan bahwa perusahaan juga telah lulus penilaian keselamatan.

Dalam minggu ini, LRT Jakarta akan terus melakukan simulasi untuk memenuhi standar layanan minimum yang dipesan oleh pemerintah Jakarta, katanya.

PT LRT Jakarta, sebagai anak perusahaan dari pengembang kota PT Jakarta Propertindo (Jakpro), telah memberi tahu pemerintah kota tentang kesiapannya dan sedang menunggu keputusan akhir pada tanggal LRT dapat mulai beroperasi secara komersial.

Ketika pengembangan LRT hampir selesai tahun lalu, Gubernur Jakarta Anies Baswedan optimis bahwa layanan akan beroperasi pada awal 2019.

Pada bulan Februari, perusahaan menjadwalkan layanan untuk memulai operasi komersial pada akhir Maret sambil menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan.

Jalur pertama LRT Jakarta membentang 5,8 kilometer dari Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur, ke Kelapa Gading di Jakarta Utara. Perjalanan memakan waktu sekitar 13 menit dengan kereta melaju dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Meskipun ada penundaan, Melisa mengatakan bahwa tarif standar telah diputuskan sebesar Rp5.000 (35 sen AS) sebagaimana diatur dalam Keputusan Gubernur No. 34/2019 tentang harga tiket MRT dan LRT.