Tsunami di Banten, Lampung; Pemulihan Listrik Mencapai 95 Persen
Pemulihan listrik akibat tsunami yang dilakukan oleh perusahaan listrik milik negara PT PLN di wilayah Banten dan Lampung masih berlangsung.
Wakil Presiden Eksekutif Komunikasi Perusahaan & CSR PLN, I Made Suprateka mengatakan pemulihan listrik di daerah yang terkena dampak tsunami Selat Sunda telah mencapai 95%.
Di wilayah Pandeglang, PLN telah menyalakan semua gardu induk. Di Lampung, dari 22 gardu listrik padam, 20 gardu berhasil dinyalakan.
Hambatan dalam proses pemulihan listrik adalah akses jalan yang masih dalam proses pembersihan oleh PU dan cuaca buruk. Di Pandeglang, 310 personil gabungan yang dikerahkan berasal dari UID Banten, UID Jakarta, UID Jabar.
"Tim gabungan ini telah berhasil menyalakan 238 gardu dari total padam, yaitu 248 gardu," kata Suprateka dalam pernyataan tertulis pada Rabu, 26 Desember.
Untuk menormalkan sementara 4 gardu lainnya, Suprateka mengatakan, PLN juga menyalakan generator set. Di Lampung, 40 personil gabungan yang dikerahkan berasal dari ULP Kalianda, ULP Sidomulyo, ULP Sutami, dan UP3 Tanjung Karang.
"Dengan pencapaian total hari ini, itu berarti PLN berhasil menormalkan semua gardu yang sebelumnya mengalami pemadaman listrik untuk wilayah Pandeglang dan Lampung," katanya.
Made menambahkan, upaya pemulihan listrik dan pengiriman bantuan makanan pokok juga dilakukan di daerah-daerah terpencil seperti Pulau Sabesi, Lampung dan desa Sumur, Kabupaten Pandeglang.
PLN juga memberikan informasi untuk 22 pos pengungsi yang berlokasi di Pandeglang.
