Monday, December 31, 2018

17 ANGGOTA POLISI DI KALSEL DI PECAT USAI TERLIBAT PIDANA

17 ANGGOTA POLISI DI KALSEL DI PECAT USAI TERLIBAT PIDANA

17 ANGGOTA POLISI DI KALSEL DI PECAT USAI TERLIBAT PIDANA
MARINA118

LIVE CASINO - Kasus pidana yang di ketahui telah melibatkan 17 anggota kepolisian ini telah di pecat. Adapun informasi lain yang di ketahui terkait kejadian ini bahwa Pengawasan dan pembinaan internal anggota Polri di wilayah Polda Kalimantan Selatan, dinilai berbuah hasil. Sehingga hanya ada 178 polisi melanggar disiplin. Kendati demikian, tahun ini, ada 17 polisi dipecat, gara-gara melakukan tindak pidana.

Pada saat itu, pihak dari Pengawasan dan pembinaan internal polisi di Kalsel, dilakukan Irwasda, bidang Propam, dan bidang pembinaan hukum Polda Kalsel, menekan tindak pelanggaran disiplin sepanjang tahun ini.

JUDI ONLINE - "Kalau tahun 2017 ada 261 orang langgar disiplin, tahun ini berhasil kita tekan menjadi 178 orang. Pun demikian dengan pelanggar kode etik. Dari 22 orang di 2017, menjadi 18 oramg di 2018," kata Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Yazid Fanani dalam keterangan tertulis saat rilis akhir tahun 2018 di Mapolda Kalsel, Senin (31/12).

Namun demikian, sebaliknya, pada pelanggaran tindak pidana anggota Polri di Kalimantan Selatan, sepanjang 2018 ini menurut Yazid justru meningkat hingga 200 persen, di banding tahun 2017 lalu. "Pelanggaran pidana tahun ini oleh anggota Polri di wilayah Polda Kalsel, ada 13 orang. Tahun 2017 lalu, ada empat orang. Jadi, bertambah sembilan orang," ujar Yazid.

AGEN SABUNG AYAM - Adapun informasi lain yang di jelaskan oleh pihak mereka, bahwa pihak dari Polri juga haru melakukan pemecatan terhadap belasan personelnya di wilayah Polda Kalimantan Selatan. "Jumlahnya juga bertambah tiga orang kembali,. Dari awalnyahanya 14 orang di berhentikan secara tidak hormat di tahun 2017, tahun ini menjadi 17 orang". Ujar Yazid.

Setelah itu, Yazid juga menambahkan, bahwa dia sebagai orang yang nomor satu di kepolisian Kalimantan Selatan, juga terus mewanti wanti personelnya, agar dapat kembali kepada tugas pokok sebagai anggota Polri.

Adapun informasi lain yang di dapatkan bahwa "Saya selalu menyampaikan kepada anggota tentang tugas pokok Polri agar Polri bisa memberikan pelayanan optimalnya kepada masyarakat, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat, agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Ada reward dan punishment terhadap kinerja anggota Polri," demikian Yazid.