Yenny Wahid Memilih untuk Berdiri Netral dalam Kampanye Pemilihan
Putri kedua mantan presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), Yenny Wahid, menegaskan bahwa dia tidak berencana untuk bergabung dengan salah satu tim kampanye dari kandidat yang akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019.
“Yang jelas adalah saya tidak akan bergabung dengan tim kampanye seperti yang disarankan oleh laporan berita baru-baru ini,” tulis Yenny dalam pesan teks yang diterima Tempo pagi ini, 21 September.
Yenny harus menyampaikan pernyataan itu setelah sejumlah laporan berita menunjukkan bahwa dia diperebutkan oleh dua tim kampanye itu. Namun, dia menyatakan niatnya untuk memberikan dukungan tetapi saat ini masih mempertimbangkan pilihannya.
"Mari kita lihat," kata Yenny Wahid yang akan mendasarkan keputusannya pada program dan arahan kandidat yang akan diambil.
Yenny Wahid baru-baru ini dikunjungi oleh calon wakil presiden Sandiaga Uno, yang bermitra dengan calon presiden Prabowo Subianto. Banyak yang menganggap keputusan Sandiaga sebagai langkah strategis karena kehadiran Yenny Wahid di kamp Prabowo dianggap memperkuat posisi pasangan ini dalam isu keragaman.
