MAHASISWA UNIVERSITAS BAYREUTH JERMAN ASAL KOTA MALANG TEWAS TENGGALAM DI DANAU TREBGASTER, JERMAN
![]() |
| MRINA118 |
Pada awal kejadian tersebut, Korban telah di laporkan hilang setelah tidak terlihat lagi oleh rekan rekan yang lainnya sewaktu lagi berenang di danau Trebgaster tersebut yang berada di dalam kompleks kampus. Kemudian, pihak dari universitas dan rekan rekan korban tersebut langsung membuat laporan kepada pihak yang berwajib atau pihak kepolisian. Pihak kepolisian yang telah mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan tindakan pencarian terhadap korban yang telah di laporkan hilang. Pihak kepolsiian setempat melalui tim pencarian dan pertolongan setempat lantas melakukan pencarian di danau dengan panjang 680 meter dan lebar 220 meter tersebut.
JUDI ONLINE - Adapun Ibunda dari korban yang di kerap di kenal dengan Umi Salamah ini mengatakan, pada hari Rabu petang waktu Indonesia atau Rabu siang waktu Jerman, korban masih sempat menelpon dirinya. saat itu, korban menanyakan gempa di lombok. Waktu itu, korban berkomunikasi dengan ibunya melalui telepon iti tidak lama. Karena waktu Maghrib sudah mau habis, sya Shalat dulu, ujar uminya, Ibu korban di ketahui bertempat tinggal di Jalan Bandulan Gang 12, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Ketika sanb Ibu korban yang tadinya shalat dan mengakhiri komunikasi lewat telepon itu, setelah selesai, sang Ibunya kembali menelpon anaknya dan pada waktu telepon itu, anaknya juga sudah tidak mengankat. Whatsapp sang ibu terhdap anaknya juga tidak balas. Karena sang ibu ini menghubungi anaknya dan tidak ada respons, sang ibu langsung melakukan postingan foto anaknya di akun facebook ibunya dengan caption berupa puisi yang berjudul Bidadari kecil. Harapan sang Ibu melakukan itu, agar anaknya dapat melihat dan langsung Ibunya kembali.
AGEN SABUNG AYAM - Sang Ibu tersebut sudah beberapa hari menunggu kabar anaknya yang sudah tidak pernah telepon ataupun di hubungin tidak pernah respon. Tiba saja pada hari jumat tanggal (10/8/2018) telah mendengar kabar bahwa Bidadari kecilnya itu sudah tiada, tewas karena tenggelam di Danau Trebgaster.
"Saya sangat kehilangan. Tapi kembali lagi kepada yang kuasa. Selaku manusia biasa, air mata saya tidak berhenti mengalir"Ujar Ibu korban. Pada saat itu, sang Ibu terus mencari kabar sang korban tentang penyebab anaknya meninggal itu. termasuk upaya untuk memulangkan anaknya. Ada juga di lakukan penggalangan dana untuk pemulangan jenazah perempuan kelahir 1 Nvember 1993. Sampai akhirnya pihak dari Kementrian Luar Negeri RI mengaku siap untuk menanggung seluruh biaya pemulangan sang korban ke kampung halamannya.
