Monday, August 13, 2018

LIMA BANGUNAN RUMAH BARU DI HANCURKAN PEKERJA KARENA BELUM DI BERI GAJI

LIMA BANGUNAN RUMAH BARU DI HANCURKAN PEKERJA KARENA BELUM DI BERI GAJI

LIMA BANGUNAN RUMAH BARU DI HANCURKAN PEKERJA KARENA BELUM DI BERI GAJI
MARINA118
LIVE CASINO - Lima bangunan yang baru saja selesai di bangun, telah di hancurkan oleh karyawannya dengan alasan sampai saat ini belum ada menerima upah bayaran atau gaji dari bosnya. Seorang pekerja bangunan ini yang berlokasi di Inggris teklah mengehancurkan sederet rumah peristirahatan yang baru selesai di bangun, pekerja tersebut mengahancurkan rumah yang baru di bangun itu dengan menggunakan traktor penggali. Tindakan pekerja tersebut untuk menghancurkan rumah yang baru di bangun itu pada hari Minggu (12/8/2018).

JUDI ONLINE - Sang pekerja ini telah mengatakan, bahwa pekerja ini sengaja menghancurkan ruma rumah tersebut setelah pihak pengembang belum juga melunasi pembayaran untuk pekerjaan yang telah di selesaikannya. Insiden ini terjadi di sebuah kompleks  hunian di Buntifordshire. Bangunan rumah yang baru selesai itu, ada sebanya 5 unit rumah baru yang telah di hancurkan oleh pekerja ini, dan mengalami kerusakan yang parah dengan seluruh dinding bagian depan di jeboli menggunakan alat berat traktor penggali itu.

AGEN SABUNG AYAM - Dari kelima rumah yang telah di rusaki oleh pekerja yang belum di gaji ini, telah di hitung kerugian akibat tindakan ini mencapai 1.5 juta Pounsterling atau sektiar Rp.46 miliar. Karena tindakan sang pelaku ini yang karena belum di beri gaji, akhirnya Pihak kepolisian Wilayah East Herts harus menahan pelaku langsung dengan tuduhan telah melakukan tindakan kriminal pengrusakan dan akan di hadirkan di persidangan pada hari senin kemarin (13/8/2018). Pihak kepolisian dapat mengetahui kejadian tersebtu di karenakan ada salah satu warga yang menelepon pihak kepolisian. Warga yang membuat laporan tesebut diketahui bernama Elaine Francois. Wargat tersebut mnelepon polisi dengan laporan mengatakan terkejut saat mendengar suara seperti gempa atau ledakan itu.

"Pria itu tertawa saat memotret kerusakan pada rumah rumah yang telah dirusakinya itu, ketika polisi tiba di tempat kejadian, langsung melakukan penahan terhadap sang pelaku. tetapi sang pelaku ini mengatakan kepada pihak kepolisian bahwa dia belum di bayar. Pelaku tersebut terlibah lebih tenang saat di bawa oleh polisi. Elaine juga menambahkan dirinya sempat khawatir kalau rumahnya ikut menjadi kehancuran yang akan di lakukan oleh pelaku tersebut. Namun dia mengatakan hanya akan menghancurkan rumah yang masih berutang padanya.