Monday, August 7, 2017

SURVEY MEMBUKTIKAN PRABOWO AKAN MENJADI LAWAN KUAT UNTUK JOKOWI

SURVEY MEMBUKTIKAN PRABOWO AKAN MENJADI LAWAN KUAT UNTUK JOKOWI


SURVEY MEMBUKTIKAN PRABOWO AKAN MENJADI LAWAN KUAT UNTUK JOKOWI

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo adalah pesaing terbesar Joko Widodo alias Jokowi dalam pemilihan presiden 2019 mendatang, kata survei.

Hasilnya ditunjukkan dalam survei yang dilakukan oleh tiga pollster: Financial Time Confidential Research (FTCR), Saiful Mujani Research Center (SMRC) dan Indo Barometer. "Segalanya bisa terjadi. Tapi akan ada dua atau tiga tiket pada pemilihan 2019, Jokowi melawan Prabowo. Tiket lain tergantung bagaimana Susilo Bambang Yudhoyono posisi Partai Demokrat, "kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qudori kepada Tempo kemarin.

Survei Indo Barometer di bulan April menunjukkan bahwa 66,4 persen dari 1.200 responden di 34 provinsi merasa puas dengan dan mempercayai Jokowi. Apalagi, 31,3 persen responden mengatakan bahwa mereka akan memilih Jokowi jika pemilihan digelar sekarang. Sementara itu, Prabowo berada di peringkat kedua dengan 9,8 persen, disusul mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan 8,3 persen.

Survei SMRC pada bulan Juni menunjukkan hasil yang sama dengan Jokowi yang berada di puncak peringkat electability dengan 34,1 persen, diikuti oleh Prabowo (17,2 persen), Susilo Bambang Yudhoyono (1,9 persen), Hary Tanoesoedibjo (1,1 persen) dan Basuki Tjahaja Purnama (0,9 persen).

Sementara itu, jajak pendapat FTCR pada 25 Juni menunjukkan bahwa 53 persen responden mengatakan bahwa Prabowo adalah pesaing terbesar Jokowi. Basuki Tjahaja Purnama berada di peringkat kedua dengan 19 persen, disusul oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo (15 persen) dan Walikota Bandung Ridwan Kamil (13 persen).