Monday, July 31, 2017

SKETSA PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS TELAH DISEBARKAN

SKETSA PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS TELAH DISEBARKAN

SKETSA PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS TELAH DISEBARKAN

Polisi telah menyelesaikan tiga sketsa sosok tersangka penyerang Novel Baswedan, penyidik ​​senior Komisi Pemberantasan Korupsi. Ketiga sketsa tersebut akan segera dipublikasikan ke publik, sehingga tim polisi mendapat masukan dari masyarakat.

"Kami akan mengirimkannya ke publik, ada yang melihatnya atau tidak," kata Kepala Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Tempo di Jakarta, Minggu 30 Juli 2017.

Menurut Argo, sketsa wajah ditentukan dari kesaksian dari saksi yang mengaku melihat orang yang mencurigakan sebelum menyerang Novel Baswedan. Dari tiga sketsa yang telah selesai, masih ada satu sketsa lagi yang harus diselesaikan. "Kami sedang menyelesaikan satu sketsa lagi," kata Argo.

Baca Juga :  AS SIAP MEMBANTU INDONESIA MENGHADAPI ISIS

Tiga sketsa itu berasal dari tiga saksi yang berbeda. Ketiga saksi tersebut adalah orang-orang yang berada di sekitar rumah Novel. Saksi pertama melihat orang yang mencurigakan di jembatan dekat rumah Novel. Dua saksi melihat orang-orang mencurigakan di wudhu masjid sementara saksi ketiga melihat orang-orang yang mencurigakan duduk di sebuah sepeda motor, di dekat rumah Novel.

Argo mengatakan bahwa mereka baru saja membuat sketsa tersebut setelah mendapat kesaksian dari saksi tentang orang-orang yang mencurigakan dan tersangka pelaku. Tapi saksi tidak memiliki bukti sehingga polisi perlu membuat sketsa untuk bisa menggambarkan apa yang dilihat saksi. "Jika sebelumnya, ada gambar," kata Argo.

Polisi, menurut Argo, telah memeriksa sekitar 52 saksi dalam investigasi serangan terhadap Novel Baswedan. Serangan dengan air keras tersebut mengancam mata penyelidik senior KPK, dan membuat Novel Baswedan harus menjalani perawatan di Singapura sampai saat ini.