INI TANGGAPAN JOKOWI SOAL BOM KAMPUNG MELAYU
Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah jalan keluar mencegah serangan terorisme atas aksi bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur yang merenggut nyawa 3 polisi dan melukai 11 orang warga , Jokowi meluapkan kekecewaan nya.
Bom dua kali meledak di Kampung Melayu pada Rabu 23 mei 2017 , diduga pelaku tersebut beraksi saat Pawai Obor yang sedang melintas di Kampung Melayu , tiga polisi yang tengah mengawal Pawai Obor gugur. Sedangkan 11 orang sedang mengalami luka-luka , dua pelaku ditemukan tewas bernama Ahmad Sukri dan Ichwan Nurul Salam. Polisi menduga kedua orang tersebut terlibat jaringan ISIS.
Jokowi dengan tegas mengatakan " Saya sudah memerintahkan kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku yang melakukan. Saya juga sudah perintahkan untuk mengejar sampai ke akar-akarnya, karena kita tahu korban yang ada, ini sudah keterlaluan,"kata Jokowi di kediamannya, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, memberikan keterangan pada Kamis 25 Mei 2017.
Malam harinya, Jokowi menjenguk korban luka-luka yang dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Jokowi juga mendatangi lokasi bom di sekitar Halte TransJakarta Kampung Melayu.