Tuesday, April 21, 2020

USAI ANIAYA ANAK DIFABEL, KEDUA KAKI KEVIN DITEMBAK POLISI

USAI ANIAYA ANAK DIFABEL, KEDUA KAKI KEVIN DITEMBAK POLISI

USAI ANIAYA ANAK DIFABEL, KEDUA KAKI KEVIN DITEMBAK POLISI
MARINA118

Pihak kepolisian terpaksa meluncurkan timah panas dan mengenai kedua kaki Kevin karena telah melakukan penganiyaan terhadap anak Difabel. Adapun informasi lain yang di ketahui terkait kejadian ini, bahwasannya Kedua kaki Kevin Chamerling yang berusia 39 tahun, pria pengangguran di Samarinda, Kalimantan Timur, tertembus timah panas. Dia dibekuk polisi dalam 4 jam, usai menganiaya anak autis dan penjaga warnet.

Setelah itu, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Usai menenggak miras, Kevin datang ke warnet di Jalan Tarmidi. Da terlibat keributan dengan seorang anak difabel yang sedang bermain komputer.Penjaga warnet, Apriliansyah (25), menegur Kevin agar tidak kasar dengan anak kecil, terlebih lagi difabel.

Keributan di warnet itu, sempat dilerai warga sekitar, dan pelalu sempat keluar warnet. "Pelaku datang lagi, sambil bawa parang dan menimpas korban Apriliansyah 4 kali di punggung, kepala, tangan dan paha. Telinga kiri korban hampir putus," tambah Dalimunthe. Diketahui dari lokasi, Tim Reskrim melakukan olah TKP dan berhasil mengantongi ciri pelaku yang kabur usai menimpas korban.

Kemudian Badik jadi barnag bukti sadis Kevin. Kedua kakinya pun jadi sasaran timah panas polisi. Dari catatan polisi, Kevin adalah residivis kasus pembunuhan di 2010 dan divonis 5 tahun penjara. Usai dari penjara, dia juga di duga kerap mealkukan aksi penganiayaan lainnya di Samarinda.