House Suggests Indonesia Bekerjasama dengan Singapura dalam Ekstradisi
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia telah menyarankan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk menjalin kerja sama ekstradisi dengan Singapura karena banyak individu korup yang menyimpan dana di Singapura.
"Dalam pertemuan dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, saya menyarankan agar pemerintah menjalin kerja sama dalam perjanjian ekstradisi dengan Singapura dan Malaysia karena banyak penjahat dan koruptor Indonesia menyimpan uang mereka di kedua negara ini," seorang anggota dewan, Muslim Ayub, kata pada hari Rabu.
Pekan lalu Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat sepakat untuk menjalin kerja sama ekstradisi antara Indonesia dan Iran, tambahnya. Perjanjian kerja sama seperti itu juga kemungkinan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura.
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat telah meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk melakukan upaya kerja sama ekstradisi dengan Singapura, menurutnya.
"Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah merespons secara positif dan akan menjajaki kemungkinan kerja sama ekstradisi dengan Singapura," katanya.
Komisi III telah mengatakan kepada kementerian untuk terus mendekati Singapura untuk menandatangani perjanjian, tambah Muslim.
Perjanjian semacam itu harus dieksplorasi bahkan jika Singapura sebelumnya menolaknya, menurutnya.
"Proposal untuk kerja sama tersebut telah diajukan oleh Komisi III ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Diharapkan dalam waktu dekat kementerian akan mendekati Singapura meskipun mereka telah menolaknya," katanya.
