UNIVERSITAS TERBUKA RAYAKAN ULTAH 34 TERBESAR DI JAKARTA
![]() |
| UNIVERSITAS TERBUKA RAYAKAN ULTAH 34 TERBESAR DI JAKARTA |
Universitas Terbuka (Open University, UT), yang mengkhususkan diri dalam layanan pendidikan tinggi jarak jauh, telah merayakan ulang tahun ke 34 dari usahanya untuk memberikan akses yang sama bagi orang Indonesia ke pendidikan tinggi, terutama menargetkan siswa yang tinggal di daerah terpencil di negara itu yang tidak terjangkau oleh banyak orang. lembaga pendidikan.
Tidak hanya menjangkau orang Indonesia yang tinggal di daerah yang tidak dapat diakses oleh lembaga pendidikan tinggi melalui layanan pembelajaran siber, UT juga telah memperluas ke luar negeri, mendidik pekerja migran Indonesia yang saat ini mencari nafkah di 36 negara seperti Hong Kong dan Korea Selatan, antara lain.
Untuk menandai acara istimewa ini, universitas menyelenggarakan acara perayaan hari Selasa di pusat konvensi, di dalam markas besarnya di Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Acara ini dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir.
Dengan menjadikan pendidikan tinggi tersedia bagi orang Indonesia di mana saja, UT telah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan persentase partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Negara ini sebanding dengan negara-negara tetangganya dalam hal tingkat partisipasi pendidikan yang lebih tinggi Menurut data dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, partisipasi pendidikan tinggi bruto Indonesia saat ini hanya sebesar 31,5 persen dibandingkan dengan Singapura dan Korea Selatan, di mana tingkat partisipasi pendidikan tinggi masing-masing adalah 80 dan 92 persen.
Menurut Nasir, salah satu faktor yang menyebabkan tingkat partisipasi pendidikan tinggi Indonesia menjadi rendah adalah kenyataan bahwa banyak orang Indonesia yang tinggal di daerah terpencil tidak memiliki akses ke lembaga pendidikan tinggi.
Perguruan tinggi negeri yang ada jarang memiliki tempat untuk mengakomodasi siswa yang datang dari tempat yang jauh. Saat ini, kementerian mencatat bahwa 2.181 juta lulusan sekolah menengah atas dan menengah di Indonesia tidak dapat masuk ke universitas negeri, kata Rektor UT, Ojat Darojat.
Oleh karena itu, kami bangga mendukung misi pemerintah untuk meningkatkan tingkat partisipasi pendidikan tinggi bruto Indonesia dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan menyediakan kurikulum pembelajaran jarak jauh, membuat pendidikan tinggi terbuka untuk semua, kata Ojat dalam sambutannya pada upacara .
Selama pidato pembukaannya di perayaan ulang tahun, Nasir menekankan peran UT dalam menutup kesenjangan pendidikan tinggi di negara ini.
Dalam 34 tahun, kapasitas pendaftaran mahasiswa tahunan meningkat dari 20.000 ketika pertama kali mulai 60.000 saat ini, katanya.
Perjalanan ini juga dicatat dalam sebuah buku yang diluncurkan universitas untuk menandai ulang tahun ke 34 yang berjudul 34 Tahun UT: Menjadi Universitas Maya untuk Bangsa. UT memiliki tradisi menandai hari jadi dengan meluncurkan buku baru setiap tahun.
Saat ini, UT memperkuat kemitraannya dengan mitra lokal dan internasional seperti Universitas Maryland, Universitas California Los Angeles dan Institut Teknologi Massachusetts di Amerika Serikat, antara lain - untuk memperbaiki kurikulum dan perangkat lunak pembelajarannya.
Menanggapi revolusi industri gelombang keempat, Ojat mengatakan, UT kini telah mengalihkan fokusnya untuk menanamkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang diperlukan untuk bertahan dari revolusi digital di dalam siswanya. Dia menambahkan bahwa UT bekerja dengan mitranya untuk merancang kurikulum dan perangkat pembelajaran terbaik yang sesuai dengan ini.
Dengan bantuan UT, saya yakin bahwa pemerintah dapat memenuhi targetnya untuk meningkatkan tingkat partisipasi pendidikan tinggi bruto Indonesia menjadi 35 persen pada akhir 2018, kata Nasir.
