Saturday, September 15, 2018

SEORANG REMAJA MEBUNUH IBU TIRI DENGAN PEDANG SAMURAI

SEORANG REMAJA MEBUNUH IBU TIRI DENGAN PEDANG SAMURAI

SEORANG REMAJA MEBUNUH IBU TIRI DENGAN PEDANG SAMURAI
MARINA118

LIVE CASINO - Seorang remaja ini nekad membunuh ibu tirinya sendiri dengan menggunakan pedang samurai sampai ibunya tewas. Seorang remaja yang menjadi pelaku kasus pembunuhan ini di ketahui berusia 17 tahun di Wales yang akan di jatuhkan hukuman seumur hidup karena atas tindakan yang telah di perbuat.

Seorang remaja ini diketahui bernama Reuben Braithwaite yang membunuh ibu tirinya, Flona Scourfield, menggunakan pedang samurai dan kapak. Pada awal mula kejadiannya, seorang pelaku ini membujuk perempuan 54 tahun itu keluar rumah dengan memberi tahu bahwa salah satu kucingnya terluka.

Adapun pihak dari Jaksa penuntut yang bernama john Hipkin berkata, insiden itu terjadi pada 6 Maret. Saat itu, Braithwaite masih berusia 16 tahun. Laporan yang di buatkan dalam pengadialn Negeri Swansea, bahwa Braithwaite di ketahui telah merencakan pembunuhan itu di malam sebelumnya. Setelah memberi makan 32 binatang di rumahnya yang berada di kawasan Carmarthenshire, Braithwaite segera mengambil kapak di ruang perkakas.

JUDI ONLINE - Setelah itu, Scourfield tewwas dengan luka di bagian kepala dan leher. Braithwaite menelepon pihak kepolisian setelah berhasil membunuh korban sampai tewas yakni ibu tirinya sendiri dan menceritakan semua perbuatannya.

Seorang pelaku ini sudah berhasil di ringkus oleh pihak kepolisian. Dan pelaku tersebut telah mengakui semua perbuatan yang telah di lakukannya sehingga membunuh ibu tirinya tersebut kepada aparat kpolisian.  Pada saat pelaku tersebut di tangkap, dia mnegaku memang menginginkan ibu tirinya tewas. Namun, dia tidak ingin melakukanya dengan cara yang kejam.

AGEN SABUNG AYAM Sang pelaku tersebut juga mengatakan, bahwa dia tidak senang dengan hidupnya. Namun, Braithwaite terlalu takut untuk bunuh sehingga dia sengaja ingin di tahan. "Saya ingin membunuhnya tanpa kesulitan. Saya ingin dai tewas sehingga saya kembali menemukan arti hidup" Ujar pelaku.

Adapun informasi yang di ketahui bahwa pad awalnya mendaptkan hukuman selama 15 tahun penjara. Namun, vonis di tambah menjadi seumur hidup karena di anggap telah cukup umur. Adapun Hakim Justice Picken dalam vonisnya mengatakan, faktor yang memberatkan Braithwaite adalah kenyataan bahwa Scourfield merupakan ibu yang telah membesarkannya.