Friday, September 21, 2018

PAHATAN TRILUMIN LUMINARIUM DITERPA CAHAYA WARNA WARNI YANG CANTIK

PAHATAN TRILUMIN LUMINARIUM DITERPA CAHAYA WARNA WARNI YANG CANTIK

PAHATAN TRILUMIN LUMINARIUM DITERPA CAHAYA WARNA WARNI YANG CANTIK
Seni patung Trilumin Luminarium oleh Arsitek dari Inggris saat ini sedang dipamerkan di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Patung itu menjanjikan pengalaman tenggelam dalam cahaya dan warna terang.

Instalasi ini terinspirasi oleh desain geometris alam bersama dengan arsitektur Islam. Di dalam, Anda dapat menemukan bagian berliku kubah kecil yang diterangi oleh warna dominan merah, biru dan hijau. Ada tiga patung yang menyerupai pohon, kubah utama dan kubah yang sedikit lebih kecil yang menggambarkan langit. Polong merah dan biru tersebar di dalam untuk pengunjung untuk bersantai dan rileks.

Luminositas cahaya dan warna di dalam Trilumin diciptakan oleh cahaya yang bersinar melalui plastik berwarna. Semua potongan individu dipotong dan direkatkan dengan tangan di bengkel yang berbasis di Nottingham, Inggris.

Manajer pameran Gabriel Burden mengatakan luminarium itu dirancang oleh Alan Parkinson dari Architects of Air 25 tahun yang lalu. Ini telah mengadakan pameran di lebih dari 40 negara sejak 1992, termasuk Kanada, Australia, Norwegia dan Jepang. Setiap tahun ia membangun yang baru, sehingga selama bertahun-tahun ia membangun 25. Saat ini kami memiliki lima [patung] yang beredar dan masing-masing bertema berbeda, katanya kepada The Jakarta Post di Mal Taman Anggrek pada hari Jumat.

PAHATAN TRILUMIN LUMINARIUM DITERPA CAHAYA WARNA WARNI YANG CANTIK
Selain warna halus yang sedikit berubah dan tidak terduga, yang paling menarik adalah kubah utama, yang menampilkan kubah bergaya arsitektur Islam dengan jendela kaca patri yang sering ditemukan di katedral Katolik. Musik ambien dimainkan sepanjang pameran.

Orang-orang menjadi sangat rileks di dalam, kata Burden. Terkadang kami mendapat pengalaman yang sangat indah juga. Misalnya, anak-anak yang autis, mereka benar-benar dapat terhubung dengan lampu dan mereka hanya melihat warna. Sesuatu seperti itu bisa sangat istimewa.

Tiket masuk ke Trilumin dihargai Rp 60.000 (US $ 4) masing-masing, berlaku selama 30 menit. Tiket juga tersedia melalui Go-Pay dan Tokopedia, dengan harga spesial Rp 50.000. Pameran akan berlangsung hingga 30 September dan terbuka untuk umum mulai pukul 11 ​​hingga 9 malam.

Pengunjung diminta untuk melepas sepatu mereka dan memakai kaus kaki di dalam patung. Mereka didorong untuk mengambil waktu mereka, berjalan perlahan dan menyerap suasana. Luminarium juga dapat diakses oleh pengguna kursi roda.