Andi Arief Slams Bawaslu untuk Mengembalikan Kasus Sandiaga
Setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan Sandiaga Uno tidak bersalah atas mahar politik, sekretaris jenderal Demokrat Andi Arief menuduh Bawaslu tidak serius dalam menangani kasus tersebut.
“Bawaslu adalah pemalas dan tidak serius [dalam menangani tuduhan mahar],” kata Andi Arief kepada wartawan hari ini.
Sebelum ini, Federasi Indonesia Bersatu melaporkan kepada Bawaslu bahwa mahar politik yang diduga melibatkan Sandiaga Uno pada tanggal 14 Agustus, yang didasarkan pada tweet konstan Andi Arief yang menyiratkan bahwa Sandiaga menyerahkan uang kepada PAN dan PKS. Federasi menganggap itu sebagai bukti yang cukup dan kredibel atas pelanggaran.
Namun, Bawaslu tidak menemukan ketidakberesan dan mengatakan Sandiaga Uno tidak bersalah atas tuduhan tersebut, sehingga memutuskan untuk menghentikan penyelidikan. Ketua Bawaslu Abhan menjelaskan alasan utama dia menghentikan penyelidikan adalah kurangnya bukti dan saksi yang kredibel.
Andi Arief menanggapi dengan menyalahkan Bawaslu karena tidak mengambil cukup waktu untuk menyelidiki pernyataannya, termasuk yang dia buat di Lampung beberapa minggu yang lalu. "Jika seorang komisaris hanya duduk di belakang mejanya maka orang itu bukan supervisor," katanya.
