POLISI MANDIANGIN DIHAPUS SETELAH BENTROKAN
Kepala Polisi Mandiangin di Kabupaten Sorolangun, Jambi, telah dicopot dari jabatannya menyusul bentrokan antara petugas dan penduduk desa Rangkiling baru-baru ini.
Kapolda Jambi Brigjen. Jenderal Muchlis AS mengatakan keputusan untuk menggantikan First Insp. Djamalludin, kepala polisi distrik, dibuat menyusul mediasi antara pemimpin adat Rangkiling dan polisi.
"Ini untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi," kata Muchlis, Selasa.
Djamalludin dianggap bertanggung jawab karena gagal mencegah bentrokan, yang dimulai ketika dia dan petugas lain menangkap seorang pria yang dicari berusia 30 tahun dan mencurigai baterai terhadap seorang karyawan perusahaan terdekat pada hari Minggu.
Polisi menembak dan membunuh tersangka, yang menolak penangkapan. Enam tembakan itu mengejutkan warga desa, yang kemudian mengejar para petugas.
Para petugas melarikan diri ketika sebuah mobil polisi tiba di tempat kejadian. Penduduk desa diduga menyerangnya, melukai seorang polisi di dalam kendaraan.
Angkatan Darat segera mengirim lusinan tentara untuk membantu polisi mengamankan TKP.
Pada hari Senin, situasi di daerah itu berangsur kembali normal, dengan sejumlah petugas polisi mengawal TKP, kata jurubicara Polisi Jambi, Adj. Komisaris Sr. Kuswahyudi Tresnadi.
Keluarga dari tersangka yang mati, bagaimanapun, akan terus maju dengan rencana mereka untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
