Tuesday, May 29, 2018

PT INDUSTRI MENANDATANGANI PERJANJIAN PEMBELIAN DENGAN FILIPINA

PT INDUSTRI MENANDATANGANI PERJANJIAN PEMBELIAN DENGAN FILIPINA


Setelah menandatangani perjanjian pada bulan Januari, produsen kereta milik negara PT Industri Kereta Api (INKA) menandatangani perjanjian pembelian kembali dengan Perkeretaapian Nasional Filipina (PNR) pada hari Senin.

Perjanjian tersebut terdiri dari pembelian empat set kereta bertenaga diesel dengan nilai US $ 21,4 juta, serta pembelian tiga lokomotif dan 15 kereta penumpang dengan total nilai $ 26,1 juta.

Kereta akan dikirim secara bertahap mulai 18 Januari hingga 27 Mei 2020.

Sebelumnya, INKA dan PNR juga menandatangani perjanjian pembelian untuk dua set kereta bertenaga diesel pada Januari dengan nilai kontrak sebesar $ 9,7 juta.

"Kementerian [BUMN] akan terus mendukung PT INKA dalam ekspansi," kata Menteri Rini Soemarno dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

Sebelumnya, INKA juga mengumumkan kesepakatan senilai Rp 1,3 triliun (US $ 92 juta) untuk memasok lokomotif ke Zambia, menandai peluncuran pertamanya ke pasar Afrika yang belum tersentuh.

Hal ini juga melihat kemungkinan mengekspor ke negara-negara Afrika lainnya, termasuk Nigeria, Sudan, Mozambik dan Mesir, serta di pasar Asia seperti Bangladesh, Malaysia, Thailand, Singapura dan Australia, antara lain.