OMBUDSMAN MENYELIDIKI PELANGGARAN DALAM RAPAT JOKOWI
Ombudsman Indonesia akan menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menerima kunjungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Istana Negara. Tuduhan tersebut muncul saat PSI menyatakan bahwa pertemuan tersebut membahas strategi pemenang Jokowi dalam Pemilu Presiden 2019.
Namun, Ombudsman pertama-tama akan mengkonfirmasi keduanya kepada Jokowi dan PSI mengenai diskusi pertemuan tersebut. "Karena kita baru mendapat informasi dari media saja," kata wakil ketua Ombudsman Lely Pelitasari Minggu, 4 Maret.
Lely menyatakan jika informasi bahwa strategi pemenang Jokowi untuk pemilihan telah dibahas, Ombudsman akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Ombudsman akan mengadakan rapat paripurna pada hari Senin, 5 Maret. "Pernyataan resmi kami akan dilepaskan setelah rapat paripurna," kata Lely.
Ketua PSI Grace Natalie dan Ketua DPP PSI Tsamara Amany mengunjungi Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada hari Kamis, 1 Maret. Dalam pertemuan tersebut, Grace mengklaim telah melakukan diskusi mengenai strategi pemenang untuk pemilihan 2019 dengan Jokowi.
Grace juga mengaku pernah membicarakan calon wakil presiden yang akan menemani Jokowi dalam pemilihan presiden 2019. Dia mengatakan bahwa PSI akan terus mendukung Jokowi siapapun calon wakil presiden.
Diskusi pertemuan tersebut memicu kritik oleh beberapa pihak. Partai Gerindra dan PKS menganggap Jokowi telah menyalahgunakan kekuasaannya dengan menggunakan Istana Negara untuk membahas pemilihan presiden 2019. "Pak Jokowi mengabaikan prinsip yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang Presiden," kata Wakil Presiden Gerindra Ferry Juliantono, Sabtu 3 Maret.
