WARGA DKI KECEWA ATAS HASIL RAPAT PIMPINAN TIDAK DI PUBLIKASIKAN DI MEDIA YOUTUBE
Kanal Pemprov DKI Jakarta kini terlihat jarang mengupload video rapat pimpinan dengan SKPD terkait. kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Kita lihat, dari segi efektivitas. Rapim kalau diangkat, message-nya yang mau diangkat. Kalau keinginan masyarakat meminta rapim mana yang dapat diangkat, silahkan diminta ke Bu Dian Kominfo, ucap Sandiaga.
Sandiaga menyebutkan, tidak diunggahnya rapat ke YouTube bukan bermaksud ada hal yang ditutupi. Ia tidak menginginkan kanal pemprov DKI Jakarta digunakan untuk isu yang bisa memecah belah warga indonesia.
Tak ada yang ditutupi. kita ingin channel yang di Pemprov tidak untuk memecah belah. ditakutkan kalau ada rapim, ada isu memecah belah itu nanti tidak mau push sesuatu yang mengkhawatirkan, membuat pecah belah antar warga. Karena ini sudah menjelang natal dan tahun baru. Kita gunakan merangkul semua. Jadi kita menghindari yang berpotensi cibiran, ejek mengejek antar masyarakat.
Soal berdebatan yang bisa dicontohkan Sandiaga diantaranya saja tentang kebijakan untuk RT dan RW. Menurut kebijakan dalam rapat belum final, namun sudah ada perdebatan.
