FADLI ZON MERAGUKAN KEMAMPUAN JOKOWI
Wakil Ketua Partai Gerakan Luar Negeri (Gerindra) Fadli Zon mengatakan bahwa pemilihan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menurut jajak pendapat SMRC dianggap sangat kecil. Dia berpendapat bahwa pemimpin negara di tahun ketiga pemerintahan mereka harus memiliki kemampuan lebih dari 50 persen.
Fadli Zon membandingkan kemampuan militer Jokowi dengan dua pemimpin dunia, Vladimir Putin dan Filipina Rodrigo Duterte dari Rusia yang berhasil mencetak angka kemampuan 70-80 persen. Dibanding mereka, kata Fadli, tingkat kecanggihan Jokowi masih rendah.
"Artinya warga merindukan seorang pemimpin baru," kata Fadli Zon pada hari Jumat, 6 Oktober.
Fadli percaya bahwa Ketua Gerindra Prabowo Subianto lebih populer di kalangan warga negara Indonesia dan dapat melewati kemampuan militer Presiden Jokowi. Berdasarkan hasil jajak pendapat Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Prabowo adalah pesaing terdekat Jokowi dengan kemampuan 12 persen.
SMRC melakukan pemungutan suara pada awal September yang melibatkan 1.220 responden dengan survei memiliki marjin 3,1 persen dari kesalahan dan tingkat keyakinan 95 persen. Direktur Eksekutif SMRC Djajadi Hanan menyatakan bahwa Jokowi dapat dipilih kembali secara longgar terhadap Prabowo jika Pemilu Presiden akan diadakan tahun ini.