Saturday, July 29, 2017

JOKOWI MENANGGAPI PERTEMUAN SBY-PRABOWO

JOKOWI MENANGGAPI PERTEMUAN SBY-PRABOWO

JOKOWI MENANGGAPI PERTEMUAN SBY-PRABOWO

Menanggapi sebuah pertemuan antara mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dan Partai Gerakan Besar Indonesia (Gerindra) Prabowo Subianto, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan bahwa tidak ada kekuatan absolut yang saat ini dipraktikkan di Indonesia.

Jokowi menambahkan bahwa peran pengawasan pemerintah terus dilakukan oleh pers dan organisasi massa.

"(Pemerintah) diawasi sepenuhnya. Dewan Perwakilan Rakyat juga mengawasi, "kata Presiden Jokowi pada hari Jumat, 28 Juli.

Jokowi juga menambahkan bahwa pertemuan antartokoh dan pertemuan antarpartai tentu akan menjadi makna positif selama yang di bahas adalah kepentingan bangsa. Sebelumnya, Jokowi telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah partai di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (26/7) Kemarin.

Pada Kamis malam, 27 Juli SBY, yang merupakan ketua Partai Demokrat, memastikan bahwa dia dan Prabowo akan berperan dalam mengawasi pemerintahan saat ini. Baik SBY maupun Prabowo sepakat bahwa pemerintah saat ini tidak boleh menyalahgunakan kewenangannya.

Presiden Jokowi tampak berhati-hati dalam menanggapi tuduhan bahwa dia menyalahgunakan kekuasaannya dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Organisasi Massa. Jokowi mengklaim bahwa RUU tersebut telah dibahas secara menyeluruh.