KURANG TIDUR BISA MENJADI PEMICU BUNUH DIRI
Penelitian dilakukan oleh Rebecca Bernert, asisten profesor ilmu psikiatri dari Stanford University Medical School,California, Amerika Serikat dimana penelitian itu menunjukan bahwa kekurangan tidur dapat menjadi pemicu nya melakukan bunuh diri terutama pada orang yang masih berusia muda.
"Tidur dapat mempengaruhi perasaan kita,namun apabila jika kita mengalami kekurangan tidur maka tubuh kita akan muncul perasaan tidak enak dan suasana hati menjadi kacau, ini bisa menganggu pikiran kita dan dapat memicu adanya pikiran untuk bunuh diri," kata Bernert, Jumat (30/6/2017).
Penelitiaan ini dibuktikan dari 50 mahasiswa yang rata-rata berumur 20 tahun, kebiasaan tidur nya dipantau selama satu minggu, dan telah ditemukan bahwa kekurangan tidur itu bisa menimbulkan pikiran untuk bunuh diri.
Selain itu penelitian juga menggunkapkan bahwa faktor lain nya adalah meminum alkohol secara berlebihan , merokok, depresi, dan juga penggunaan narkoba. Saat ini para ilmuwan akan mencoba menggunakan cara perawatan imsomnia dengan menggunakan gawai sebelum tidur.