Saturday, August 12, 2017

BNN MENEMBAK MATI BANDAR NARKOBA DI SURBAYA

BNN MENEMBAK MATI BANDAR NARKOBA DI SURABAYA

BNN MENEMBAK MATI BANDAR NARKOBA DI SURBAYA

Badan Anti Narkotika (BNN) telah menembak seorang pengedar narkoba di Sidoarjo sampai meninggal setelah menangkap dua tersangka lainnya dalam sebuah terobosan di sebuah hotel di Surabaya.

"Penyalur obat terlarang tewas dengan DBS awal (50) adalah warga Jalan Hangtuah, Sidoarjo, Jawa Timur. Kami harus menembaki dia karena dia mencoba melawan petugas," Kepala BNN Jawa Timur Adj Comr. Sr. Wisnu Chandra mengatakan di Surabaya pada Jumat malam, 11 Agustus.

Personil BNNP Jawa Timur mendapat tipuan bahwa dua tersangka IRW (29) dan MR (43), penduduk Ulee Titi dari Distrik Seunuddon di Aceh, membawa methamphetamine kristal ke Sidoarjo melalui udara melalui Bandara Internasional Juanda. Polisi kemudian mengikuti mereka dari bandara ke sebuah hotel yang terletak di Jalan Diponegoro.

Penangkapan mereka membawa polisi ke DBS, yang memerintahkan kedua tersangka tersebut. Polisi melakukan transaksi dengan DBS dan menangkapnya. Kemudian, polisi memerintahkannya untuk menunjukkan tempat penyimpanan susunya. Begitu sampai di tempat itu, dia mencoba merebut pistol polisi dan dia ditembak.

Polisi menyita 1.000 kilogram meth crystal dari dua tersangka dan 445 kg dari DBS. Wisnu menyatakan bahwa berdasarkan paketnya, meth ini berasal dari China. Dikatakan bahwa obat tersebut telah dikirim dari China, dikirim ke Malaysia, masuk ke Indonesia melalui Aceh, dan dikirim ke Medan sebelum dikirim ke Jawa Timur.

"Kami menyebut pengedar narkoba sebagai jaringan narkoba Aceh-Medan," Wisnu menambahkan.