Sunday, June 11, 2017

KALIJODO AKAN MENJADI TEMPAT PROSTITUSI SELAMANYA

KALIJODO AKAN MENJADI TEMPAT PROSTITUSI SELAMANYA

KALIJODO AKAN MENJADI TEMPAT PROSTITUSI SELAMANYA

Pada tanggal 29 Februari 2016 , Kalijodo pada pagi itu 13 alat berat milik Pemprov DKI Jakarta meraung pagi itu. Cakar besi tersebut menghancurkan bangunan di sana , dikarenakan tempat prostitusi yang sudah terkenal sejak lama, namun hanya pada saat kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berani menrobohkan tempat tersebut secara bersih , sebelumnya tempat itu hanya ditutup oleh Gubernur DKI Sutiyoso pada tahun 1999.

Para PSK di Kalijodo rata-rata mematok tarif sebesar Rp.100.000 sampai dengan Rp.200.000 untuk sekali kencan. Nani yang sebagai muncikari disana mengaku bahwa kehidupan masa lalu mereka sangat pahit sehingga terjun menjadi wanita penghibur disana karena faktor disakiti lelaki.

Kamar gelap yang sempit itu menjadi saksi waktu kehidupan nya PSK tersebut, para penguasa Kalijodo mencari nafkah dari hasil uang kontrakan yang mereka sewakan kepada para PSK sebesar Rp.300.000,- per bulan , kamar tersebut hanya berukuran 1,5kali 2,5 meter. Dinding triplek menjadi pembatas satu kamar dengan kamar yang lain.

Para PSK bekerja dari pukul 19:00 WIB hingga pukul 03:00 WIB , PSK tersebut biasa nya mendapatkan tiga atau empat tamu , dan ada peraturan khusus dimana PSK dilarang meninggalkan lokalisasi tanpa adanya izin dari penguasa disana.

Saat digusur Februari 2016 yang lalu, para penguasa ini mengacam akan melawan aparat pemerintahan, Namun Ahok memerintahkan polisi dalam satuan yang banyak , sehingga penggusuran Kalijodo pun berhasil dan bersih hingga rata dengan tanah. Kini bekas prostitusi tersebut sudah didirikan RPTRA ( Ruang Publik Terpadu Ramah Anak ) Kalijodo. Kawasan tersebut sudah menjadi taman bermain untuk anak-anak yang hobbi bermain skate dan juga yang hobby dengan seni.

Namun tempat Prostitusi tersebut tidak benar-benar mati , mereka mendirikan rumah semi permanen kembali di bawah jalan layang tol Pluit-Tomang. Letaknya pas di seberang dari RPTRA , Jika malam telah tiba banyak wanita yang sudah berdandan mendor dan berpakaiaan seksi untuk menggoda para lelaki hidung belang.

Pelaksana tugas (Plt) DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat akan menindak rumah semi permanen yang ada di kolong Tol Kalijodo ini.